Medan Magnet pada Kawat Berarus

MAGNAR-PBL • Problem-Based Learning • Laboratorium Virtual AR

1 • Orientasi masalah

Permasalahan

Seorang teknisi ingin menempatkan sensor magnet di dekat kabel berarus. Sensor harus menerima medan yang cukup kuat, tetapi posisi sensor tidak boleh terlalu dekat dengan kabel. Bagaimana kuat arus dan jarak sensor memengaruhi medan magnet yang terukur?

Tujuan praktikum

Menyelidiki pengaruh kuat arus I dan jarak r terhadap besar medan magnet B serta arah medan di sekitar kawat lurus berarus.

2 • Rancangan eksperimen

Variabel eksperimen

  • Variabel bebas: kuat arus I atau jarak titik P (r).
  • Variabel terikat: besar medan magnet B di titik P.
  • Variabel kontrol: saat menguji I, pertahankan r; saat menguji r, pertahankan I.
  • Variabel arah: arah arus dapat dibalik untuk mengamati perubahan arah medan.

Prediksi / hipotesis

Pilih prediksi awal yang paling sesuai.

3 • Prosedur

Prosedur kerja

  1. Arahkan kamera ke marker Hiro hingga model AR muncul.
  2. Seri A: pertahankan r tetap, ubah I pada sedikitnya 4 nilai dan Catat data setiap kondisi.
  3. Seri B: pertahankan I tetap, ubah r pada sedikitnya 4 nilai dan Catat data setiap kondisi.
  4. Balik arah arus dan amati perubahan arah panah medan serta vektor B.
  5. Setelah data cukup, tekan Analisis untuk membuat grafik dan menyusun kesimpulan.

Ubah satu variabel bebas pada satu seri percobaan dan pertahankan variabel kontrol tetap. Anda tetap bebas memilih nilai pengukuran.

Arahkan kamera ke marker Hiro

Medan Magnet pada Kawat Berarus

Kuat arus I
2.0 A
Jarak titik P, r
4 cm
Kuat medan magnet di titik P
10.00 μT
NoI (A)r (cm)B (μT)Arah arus
Belum ada data pengamatan